Theory of Love



Tipe Cinta oleh Stenberg's Theory of Love 


Hubungan antar manusia sangat unik. Tapi bukan berarti tidak bisa dipahami dan diterapkan. Perlu proses, berlatih dan ditreat terus menerus. Saya termasuk orang yg tdk mau jalan ngalir begitu saja tanpa dasar pengetahuan. Hubungan antar manusia sangat beragam termasuk hubungan antar lawan jenis yg di dalamnya terdapat cinta (love). Saya ingin share saja dr apa yg saya baca, smoga bisa bermanfaat utk pembaca. Utamanya utk meningkatkan hubungan interpersonal. Yg dulu blm baik menjadi baik. Yg dulu baik jadi lebih baik lagi.

Dlm teori yg saya baca, ada 7 tipe tipe cinta yg dibagi menjadi elemen kunci dan kombinasi.

ELEMEN KUNCI

1. Intimacy

Kita pasti pernah merasa sangat nyaman dg seseorang, benar-benar menjadi diri sendiri shga ingin dekat bersama orang tsb. Dekat bukan dlm arti secara fisik saja, tapi lebih secara emosional. Intinya sih elemen ini kita merasa nyaman, ingin dekat dan senang bersama orang tsb.

2. Passion

Mgkn kita jg pernah merasa detak jantung berdetak lbh kencang, perasaan bergejolak sampai mgkn ga sadar liat seseorang terlalu lama. Sebut saja jatuh cinta pada pandangan pertama. Ingin sekali dekat tp kadang jg gugup klo dekat dg orang tsb. Tipe cinta ini cepat pudar jika tdk diimbangi dg elemen cinta yg lain krn cinta krn kemasan. Contoh: kita dekat dg seseorang yg cantik/tampan kyk apapun tp kita merasa tdk nyaman, orang itu ngeselin bgt, bisa saja rasa cinta itu pudar.

3. Commitment

Tipe ini krn suatu komitmen tertentu. Jadi bertahan nya hubungan krn suatu tugas atau pilihan bukan krn cinta sesungguhnya. Misal krn sudah terlanjur memberikan komitmen shg terikat dg tugas tertentu. Akhirnya jalani tugas sprti gugur kewajiban, tdk ada cinta dan kenikmatan dlm aktivitas tsb. Memasak tak didasari cinta mgkn saja rasanya hambar. Mendidik anak ala kadarnya, jadinya anak tdk menjadi seseorang yg baik atau sprti yg diharapkan.

Tapi seringkali hubungan cinta manusia tdk hanya 3 elemen tsb. Seringkali berjalan dengan kombinasi antar ketiga elemen diatas.

ELEMEN KOMBINASI

1. Romantic Love (intimacy & passion)

Hubungan ini membuat orang bergairah, ingin selalu dekat krn nyaman apalagi didukung dg paras yg baik (minimal sesuai harapan masing2 ya walaupun ga cantik2/ganteng2 bgt krn itu relatif hehehe).
Tp dlm hubungan ini msh dlm tahap meyakinkan diri sendiri, sekedar suka sama suka, sblm mengambil suatu komitmen tertentu utk jangka panjang.

2. Companionate Love (intimacy & commitment)

Hubungan ini didasari krn suatu kenyamanan dan mulai berani mengambil komitmen. Komitmen sendiri tdk mesti 2 arah, bs saja komitmen pribadi utk sekedar menjaga hubungan baik dg seseorang. Krn ada komitmen maka mulai ada pengorbanan scra sukarela.

3. Fatuous Love (passion & commitment)

Hubungan ini sederhana cinta krn paras lalu dg mudahnya mengambil komitmen. Tetapi sebenarnya belum mengenal lebih dekat. Seperti pernikahan ala seleb, atau menikah krn udh nyerah (lama ga ada yg mau, tiba-tiba ada orang ajak nikah yaudah oke aja, pdhl blm mengenal dekat). Ya mohon maaf ya, krn sunatullahNya tdk begitu. AQ dan hadist sendiri pun memerintahkan utk mengenal dlu (bahasa alquran, dekati dan lihatlah dulu calonmu). Kelemahan tipe ini adlh tipe yg rapuh krn tdk ada landasan yg kuat, potensi kecewa yg sangat besar. Tapi bisa saja bertahan lama dg bergantung sbrp kuat kedua pihak menjaga passion dan komitmen nya.

4. Conssumate Love (intimacy, passion & commitment)

Tipe ini adalah hubungan yg ideal. Krn bersamaan merasakan ingin selalu dekat, gairah passion yg besar (mendapatkan sesuai dg harapan masing2) dan semangat komitmen yg tinggi. Dg bgitu fondasi hubungan ini sangat kuat dan potensi bertahan lama. Tipe ini akan mampu menghadapi berbagai perbedaan, tantangan dan mencari solusi bersama. Tp memiliki hubungan sprti ini cukup sulit krn harus mengkombinasi ketiga elemen kunci cinta.

Dengan mengetahui tipe diatas, setidaknya kita bisa mengukur sprti apa hubungan yg dimiliki. Dan memperbaiki jika msh kurang, menjaga jika sdh baik. Karena dinamika hubungan bisa saja berubah ubah.

Contoh awalnya krn kenalan, lama-lama komunikasi bertahan, sering jalan, eh jadi nyaman. Apalagi nyaman ditambah banyak persamaan atau bs melengkapi perbedaan. Meningkatlah hubungan itu bisa saja sampai ke pelaminan.
Atau yg dulu sayang krn seiring berjalannya waktu bisa saja berubah. Misalnya krn kulit semakin keriput, shga passion of love nya berkurang. Tantangan bisa datang dr mana saja entah internal atau eksternal.

Dinamika hubungan diatas tidak serta merta kita mudah menilai baik atau buruk krn kondisi yg dialami tiap orang berbeda2. Mgkn saja seseorang akan menurun kualitas hubungan nya utk menuju ke tingkat hubungan yg lebih baik, atau krn diuji atau krn utk menyadarkan pasangan tsb thdp suatu masalah yg lebih urgent.

Intinya menurut saya inti dari semua itu adalah :

1. Cinta itu aktif

Ya, cinta itu kata kerja. Tidak mungkin timbul cinta yg kuat jika kita tak melakukan apapun sprti elemen passion diatas. Tresno jalaran soko kulino. Berarti aktif, berulang ulang, intens menjaga hubungan. Cinta bukan hanya sekedar kata. Bukan hanya pertautan hati. Bukan hanya sekedar luapan jiwa. Cinta tak hanya diam.

2. Cinta itu komunikasi

Harus butuh komunikasi utk saling mengenal, membuat nyaman, klo ga kenal maka tak sayang. Semakin kenal bisa saja makin sayang. Awalnya cm kenalan eh ujungnya nikahan hehe. Komunikasi utk suatu hubungan sangat banyak krn sblm membuat komitmen jangka panjang (nikah) harus menyiapkan segala aspek sebaik mgkn sesuai kemampuan. Klo yg biasanya sering dadakan utk liburan, masa keluarga tdk mgkn dibuat dadakan. Hidup berdua tidak semudah dan sebecanda itu.
Shga utk menjaga kualitas hubungan/cinta harus terus menerus komunikasi, apapun kondisinya.

3. Cinta itu memberi lebih

Krn cinta yg baik akan memintamu utk berkomitmen. Jgn menjalani cinta jika hanya utk main-main. Waktu mu sangat berharga. Jika kamu cinta, bersiaplah utk berkomitmen. Dan komitmen itu akan memintamu lebih. Lebih dari apa yg km lakukan selama ini. Tapi jangan takut, selama didasari cinta maka akan dilakukan dg sukarela. Kita bisa lihat dan belajar dari cintanya orang tua kita kpd anaknya. Mereka memberi lebih dg tulus ikhlas dan berharap terbaik utk dicintai.

Ya begitulah teori cinta, hubungan interpersonal, tipe, dan dinamika nya.
Memang tidak mudah utk menjaga kualitas cinta. Tapi selama masih ada cinta di dalam hati, tantangan apapun pasti akan dihadapi.

Moch. Rizky
08032019

0 komentar:

Posting Komentar